Maria Elisa Hospita
31 Januari 2019•Update: 01 Februari 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan bahwa Tuhan menginginkan Donald Trump menjadi presiden Amerika.
"Saya pikir Tuhan ingin kita semua mengisi peran yang berbeda dan di waktu yang berbeda. Saya pikir Dia ingin Donald Trump menjadi presiden, itu sebabnya dia ditempatkan di sana," kata Sanders kepada Christian Broadcasting Network (CBN).
"Menurut saya, dia telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam mendukung banyak hal yang menjadi perhatian orang-orang beriman," tambah dia.
Trump sejak lama menggembar-gemborkan iman kekristenannya, sementara kelompok Injili menjadi blok dukungan suara yang besar baginya.
Sanders juga mengomentari penarikan pasukan Amerika Serikat di Suriah, yang menurutnya tidak akan menyakiti orang-orang Kristen di sana.
"Presiden menegaskan bahwa kita mendukung orang Kristen, bahwa kita mendukung orang Kurdi," kata dia lagi.
Pada Desember, Trump mengumumkan rencananya untuk menarik 2.000 tentara Amerika dari Suriah.
Dia mengklaim bahwa koalisi pimpinan AS telah berhasil mengalahkan kelompok teroris Daesh.