Maria Elisa Hospita
26 Juli 2019•Update: 26 Juli 2019
Fatih Hafiz Mehmet, Jeyhun Aliyev
ANKARA
Eropa Barat dilanda gelombang panas hebat sepanjang pekan ini.
Suhu di Jerman pada Kamis mencapai 41,5 Celcius, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang masa sejak pengukuran suhu dimulai pada 1881.
Sebelumnya, Layanan Cuaca Jerman (GMS) telah mengeluarkan peringatan panas ekstrem, khususnya di wilayah Rhine bagian atas dan bagian barat negara itu.
Belgia juga menghadapi hari terpanas sepanjang Kamis, sehingga Royal Meteorological Institute menaikkan tingkat alarmnya menjadi merah untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Suhu menunjukkan 40,6 C di pangkalan militer Kleine Brogel pada Kamis, menjadikannya sebagai hari terpanas sejak 1940-an.
Gelombang panas juga menerpa Belanda yang merasakan hari terpanas dalam 75 tahun.
Menurut Institut Meteorologi Belanda, suhu di Eindhoven mencapai 40,6 C.
"Panas itu disebabkan oleh gumpalan udara panas hebat yang bergerak dari Afrika Utara ke arah utara melintasi Eropa Barat," ungkap Michael Dukes, direktur badan prakiraan cuaca Inggris MetDesk, kepada Anadolu Agency.
"Situasi saat ini benar-benar mengkhawatirkan," tambah dia.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Prancis Agnes Buzyn memperingatkan bahwa 20 juta orang akan merasakan dampak dari gelombang panas ini.
* Ayhan Simsek dari Berlin, Hasan Esen dari London, Yusuf Ozcan dari Paris, and Baris Seckin dari Roma turut berkontribusi dalam laporan ini