Muhammad Abdullah Azzam
16 Mei 2018•Update: 16 Mei 2018
Hacer Başer
NOUAKCHOTT
Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, mengapresiasi tanggapan cepat Turki terhadap pembantaian Israel di Gaza.
Dalam acara solidaritas untuk Palestina di Mauritania, Abu Zuhri menyatakan dukungan terhadap reaksi Turki yang memulangkan Duta Besar Israel serta sikap Presiden Recep Tayyip Erdogan dan tanggapan keras rakyat Turki yang sesuai dengan besarnya peristiwa yang terjadi di Palestina.
Abu Zuhri mengatakan, “Rakyat Turki segera turun ke jalanan setelah pembantaian, ini suatu hal yang luar biasa."
Abu Zuhri mengungkapkan bahwa Turki akan mengambil peranan pentingnya sebagai pemimpin Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) periode sekarang.
Selain itu, Abu Zuhri menjelaskan bahwa masalah akibat blokade masih berlanjut. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh masyarakat internasional untuk mengulurkan bantuan medis dan kemanusiaan ke Gaza.
Presiden AS Donald Trump memicu kecaman internasional pada Desember lalu ketika secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan bersumpah untuk merelokasi kedutaan AS ke Yerusalem.
Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 62 warga Palestina dan melukai lebih dari 3.000 warga lainnya dalam protes peringatan Nakba dan pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem di sepanjang perbatasan Gaza.