Ahmed al-Masri, Ali Semerci
RIYADH
Serangan rudal balistik yang ditembakkan dari Yaman ke Arab Saudi berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Arab Saudi di kota Najran, Rabu.
Menurut berita dari kantor berita resmi Arab Saudi, Juru Bicara Pasukan Koalisi, Kolonel Turki al-Maliki, mengatakan bahwa rudal jenis "Badr" yang diluncurkan dari Yaman telah jatuh ke daerah gurun di kota Najran. Tak ada korban jiwa atau kerugian materi.
Maliki mengugkapkan bahwa serangan rudal tersebut telah gagal mencapai targetnya. Dia mengatakan, target rudal tersebut adalah wilayah pemukiman di kota Najran.
Seperti yang diberitakan oleh saluran TV Al Masirah milik kelompok Houthi, kedua rudal itu menargetkan gedung markas kordinasi perang di kota Najran. Dalam serangan tersebut, tentara Houthi menggunakan rudal balistik tipe Badr-1.
Menurut berita dari saluran TV Al-Ikhbariya Arab Saudi hari ini, tiga rudal balistik yang diluncurkan oleh kelompok Houthi ke wilayah Riyadh dan Jazan, Arab Saudi telah dicegat oleh sistem pertahanan udara negara tersebut.
Arab Saudi mengumumkan bahwa pihaknya telah menembak jatuh 31 rudal balistik yang dilontarkan oleh milisi Houthi di Yaman sejak 26 Maret lalu.
Yaman dilanda perang saudara sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara, sehingga memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melarikan diri ke Arab Saudi.
Pada 2015, Arab Saudi dan sekutunya melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk menggulingkan pertahanan Houthi.
Menurut PBB, perang saudara Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 jiwa dan menyebabkan lebih dari 11 persen dari keseluruhan populasi mengungsi.