Maria Elisa Hospita
10 Maret 2020•Update: 10 Maret 2020
Mohammed Abdo Ali Ahmed Al Sameai, Mehmet Nuri Ucar
SANAA, Yaman
Kelompok pemberontak Houthi mengatakan pihaknya telah menembak jatuh "pesawat mata-mata" koalisi internasional yang dipimpin Arab Saudi di Yaman Barat.
Menurut Al-Masirah, media Yaman yang terafiliasi dengan Houthi, pasukan pertahanan udara Houthi menargetkan drone di distrik Al-Tuhaita di Provinsi Al-Hudaydah.
Hingga saat ini, koalisi internasional pimpinan Saudi dan pemerintah Yaman belum berkomentar soal insiden itu.
Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika Houthi yang didukung Iran menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk Sanaa.
Krisis memuncak pada 2015, ketika koalisi militer yang dipimpin Saudi meluncurkan kampanye udara untuk mengalahkan Houthi.
Puluhan ribu penduduk Yaman, sebagian besar warga sipil, tewas akibat konflik itu.
PBB mengatakan krisis di Yaman adalah krisis kemanusiaan paling buruk di dunia karena jutaan orang berisiko menderita kelaparan.
*Ditulis oleh Zehra Nur Duz