Nani Afrida
18 November 2018•Update: 20 November 2018
Esref Musa dan Burak Karacaoglu
IDLIB, Suriah
Serangan yang dilakukan oleh rezim Suriah dan kelompok teroris pro-rezim di zona de-eskalasi di Idlib barat laut Suriah membunuh seorang ibu dan anaknya, kata seorang pejabat Sabtu.
Rezim dan kelompok teroris yang didukung Iran telah menembakkan artileri ke banyak desa termasuk Jarjanaz dan Al-Tamanah, yang terletak di dalam zona de-eskalasi, parameter yang ditetapkan dalam perjanjian baru-baru ini antara Turki dan Rusia.
Berbicara kepada Anadolu Agency, Mustafa Hajj Youssef, direktur badan pertahanan sipil White Helmets, mengatakan serangan itu juga menyebabkan tiga warga sipil terluka.
Meskipun perjanjian ditandatangani pada 17 September di kota Sochi, Rusia, pasukan rezim terus menargetkan daerah pedesaan di provinsi Latakia, Idlib selatan, Aleppo barat, dan Hama utara dan barat.
Setidaknya 27 warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka sejauh ini setelah kesepakatan Sochi ditandatangani.
Sejalan dengan kesepakatan Sochi, kelompok oposisi bulan lalu menarik persenjataan berat mereka dari daerah tertentu dari Idlib.
Suriah baru saja memulai bangkit dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tak terduga.