Nicky Aulia Widadio
20 Februari 2020•Update: 21 Februari 2020
JAKARTA
Pemerintah akan mengevakuasi 74 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru kapal pesiar Diamond Princess di Yokohama, Jepang.
Ada 78 WNI dari total 3.714 orang yang berada di kapal pesiar tersebut. Empat orang WNI dinyatakan positif terjangkit Covid-19.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah hanya akan mengevakuasi 74 orang yang dalam kondisi sehat.
Sementara empat WNI yang terjangkit Covid-19 akan tetap menjalankan perawatan di Jepang.
“Kalau yang positif tidak boleh (dievakuasi), sudah dirawat di rumah sakit yang ada di Jepang,” kata Muhadjir dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Pemerintah belum memastikan kapan akan mengevakuasi WNI tersebut. Menurut dia, rencana detail dari evakuasi akan diputuskan oleh Presiden Joko Widodo.
“Yang jelas pemerintah punya komitmen kuat untuk mengevakuasi mereka sesegera mungkin,” kata dia.
Menurut Muhadjir, pemerintah sejauh ini memiliki dua opsi evakuasi.
Opsi pertama yakni menjemput WNI menggunakan kapal dr Soeharso milik TNI, sedangkan opsi kedua yakni menjemput mereka melalui jalur udara.
“Sudah dihitung kira-kira hambatannya dan dari segi efisiensinya,” tutur Muhadjir.
Muhadjir juga belum membeberkan tindak lanjut penanganan WNI tersebut setelah evakuasi, misalnya apakah mereka akan menjalani proses observasi atau tidak.
Dia mengatakan proses penanganan akan tetap mengikuti prosedur dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
“Belum (diputuskan), nanti kalau sudah dapat petunjuk dari presiden,” kata Muhadjir.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto mengatakan sejauh ini para kru itu masih berada di kapal meski masa karantina mereka telah berakhir pada 19 Februari 2020.
Menurut dia, para kru kapal akan dievakuasi setelah proses evakuasi penumpang selesai.
"Yang sudah dijemput hari ini itu penumpang. Penumpang sudah pada dijemputin, ABK belum," tutur Yuri.
Lebih dari 500 orang di kapal Diamond Princess dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Ini menjadi kasus Covid-19 terbesar yang terjadi di luar daratan China.
Kapal berbendera Inggris itu berlayar dari Singapura menuju Yokohama sejak 9 Januri 2020.