Erric Permana
23 Januari 2018•Update: 24 Januari 2018
Erric Permana
JAKARTA
Indonesia dan Amerika Serikat bersepakat untuk menyelesaikan persoalan Rohingya bersama, Selasa, di Jakarta.
Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu mengatakan pembahasan nasib pengungsi itu dilakukan dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis hari ini.
"Ini harus ditangani dengan benar," ujar Ryamizard di kantornya pada Selasa.
Menurut Ryamizard, jika pengungsi Rohingya tidak memiliki kejelasan mengenai tempat tinggal mereka, maka teroris bisa memanfaatkan para pengungsi tersebut.
"Myanmar Bangladesh tidak diterima, di negara lain tak diterima, yang pasti dia akan berpikir yang menerima pasti teroris. ini berbahaya," tambah dia.
Amerika dan Indonesia juga sepakat mewaspadai kemungkinan bergabungnya para pengungsi Rohingya tersebut dengan jaringan teroris.
“Sekarang saja tidak banyak teroris susah, apalagi kalau mereka bergabung," kata dia.