Ekip
01 Januari 2018•Update: 02 Januari 2018
By Sorwar Alam
ANKARA
Inggris dan Kanada pada Minggu mengungkapkan keprihatinan mereka atas demonstrasi besar-besaran di Iran, dan meminta pemerintah Iran untuk "menghormati proses demokrasi dan hak asasi manusia".
Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mencuit: "Prihatin melihat Iran. Sangat penting bagi masyarakat untuk memiliki hak berdemo dengan damai."
Kementerian Global Kanada, departemen di Kanada yang mengurusi diplomasi dan hubungan konsuler, mengeluarkan pernyataan bahwa negara tersebut "mengawasi dengan dekat" protes yang terjadi di Iran.
"Kanada tergugah oleh masyarakat Iran yang menggunakan hak mereka untuk berdemo dengan damai."
Pernyataan tersebut juga meminta "pihak berwenang Iran untuk menghormati dan menjunjung tinggi hak demokratis dan hak asasi manusia."
"Kanada akan terus mendukung hak-hak dasar rakyat Iran, termasuk hak untuk bebas berekspresi."
Ribuan rakyat Iran turun ke jalan di kota-kota bagian timur laut pada Kamis untuk memprotes naiknya harga-harga dan mismanajemen dalam sistem pemerintahan. Protes ini dengan cepat menyebar menjadi demonstrasi anti-pemerintah di seluruh negara.
Kantor Berita Mahasiswa Iran mengutip Gubernur Mashhad Mohammad Rahim Norozian yang berkata polisi telah berhasil membubarkan protes, dan menahan lebih dari 50 pedemo.