08 Oktober 2017•Update: 09 Oktober 2017
KIRKUK
Militer Irak meluncurkan operasi jarak jauh demi merebut kembali desa-desa yang dikuasai Daesh di Hawija, Kota Kirkuk, kata seorang perwira militer Sabtu malam.
Berbicara kepada Anadolu Agency, komandan Hawija dari pasukan Sunni Hashd al-Ashairi, Wasfi Al-Asi mengatakan: “Sebagian besar militer Daesh di wilayah tersebut menyerah pada pasukan keamanan.” Dia menambahkan bahwa beberapa teroris Daesh menyerah kepada pasukan Peshmerga di perbatasan Kirkuk.
Hawija merupakan satu dari dua kubu yang tersisa di negara ini.
Pada Kamis, militer Irak mengumumkan pihaknya telah merebut Hawija dari Daesh, salah satu kantong terakhir kelompok di negara tersebut.
Komandan mengatakan bahwa kelompok teroris tersebut mundur ke bagian selatan kota.
Keberadaan pengikut Daesh berkurang, terutama di kota seperti Rawa dan Al-Qaim di sebelah barat Provinsi Anbar dekat perbatasan Suriah.
Setelah mengalahkan wilayah yang luas di Irak dan Suriah pada pertengahan 2014, Daesh baru-baru ini mengalami serangkaian kekalahan di tangan militer Irak dan koalisi AS.
Pada Agustus, kelompok tersebut kehilangan Tal Afar di Provinsi Nineveh bagian utara Irak. Sebulan sebelumnya, Kota Mosul – bekas ibukota ‘khilafah’ tempat Daesh memproklamirkan diri – jatuh ke tangan militer setelah sembilan bulan pengepungan.
Dilaporkan oleh Ali Mukarrem Garip; ditulis oleh Ayse Humeyra Atilgan.