Ibrahim Salih
25 Oktober 2017•Update: 25 Oktober 2017
Ibrahim Salih
BAGHDAD
Iran membuka kembali jalur perbatasannya dengan wilayah Kurdi, di utara Irak, setelah menutupnya selama 10 hari, kata Konsulat Iran di Erbil, Rabu.
Dalam sebuah pernyataan resmi, konsulat mengatakan jalur Bashmaq telah dibuka kembali untuk perjalanan mau pun perdagangan.
Otoritas Iran telah menutup terminal pada pertengahan Oktober atas permintaan pemerintah Irak yang berkonflik dengan Pemerintah Regional Kurdistan (KRG) karena referendum kemerdekaan yang digelar bulan lalu.
Iran memiliki tiga jalur penyeberangan utama yang berbatasan langsung dengan wilayah Kurdi, yakni Haji Omaran (di Provinsi Erbil), Parwezkhan, dan Bashmaq.
Pelaksanaan referendum tersebut telah dikecam oleh pihak regional dan internasional, termasuk Amerika Serikat, Turki, dan Iran, yang mengkhawatirkan referendum hanya akan mengganggu perjuangan melawan terorisme dan memicu destabilisasi di wilayah konflik.
Pekan lalu, pasukan pemerintah Irak bergerak ke beberapa wilayah di daerah sengketa antara Baghdad dan Erbil, termasuk Provinsi Kirkuk yang kaya akan minyak.