Ahmet Dursun
04 Juli 2026•Update: 04 Juli 2026
Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi pada Jumat mengecam pernyataan bersama Inggris dan Prancis yang menyatakan kesiapan membentuk gugus tugas militer multinasional guna mengamankan pelayaran di Selat Hormuz.
Melalui akun X, Gharibabadi menanggapi pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengenai situasi di Selat Hormuz.
Menyinggung pernyataan Inggris dan Prancis yang menyatakan siap mengerahkan Gugus Tugas Militer Multinasional untuk mendukung pelayaran di Selat Hormuz, Gharibabadi menegaskan kawasan tersebut bukan tempat bagi unjuk kekuatan militer negara-negara di luar kawasan.
"Selat Hormuz bukan arena parade militer bagi kekuatan dari luar kawasan. Iran, sebagai pihak yang bertanggung jawab dan menjamin keamanan selat tersebut, memperingatkan agar tidak ada operasi militer apa pun di jalur perairan yang sensitif ini," katanya.
Dia menegaskan keamanan Selat Hormuz merupakan tanggung jawab negara-negara pesisir.
"Keamanan Selat Hormuz adalah tanggung jawab negara-negara pesisir, dan pihak-pihak yang memicu krisis akan bertanggung jawab atas konsekuensi dari tindakan provokatif mereka. Ini adalah peringatan yang serius," ujar Gharibabadi.