Megiza Soeharto Asmail
23 Juli 2018•Update: 24 Juli 2018
Said Amuri
YERUSALEM
Israel akan membuka penyeberangan perbatasan Kerem Shalom - satu-satunya persimpangan komersial Gaza - pada hari Selasa, menurut Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman pada Minggu.
Dalam sebuah pernyataan, Lieberman mengatakan terminal perbatasan akan dibuka kembali jika perbatasan Gaza tetap tenang.
"Jika hari ini dan besok situasinya berlanjut seperti kemarin, maka pada hari Selasa kami akan memungkinkan Kerem Shalom untuk kembali ke aktivitas normal, dan zona penangkapan ikan akan kembali ke jarak yang sama seperti sebelumnya," katanya.
"Kuncinya adalah tenang, tenang, tak ada bom, tak ada gesekan di pagar dan nol roket atau, semoga tidak terjadi penembakan," kata Lieberman.
Pada tanggal 9 Juli, Israel menutup penyeberangan untuk semua barang kecuali makanan dan obat-obatan.
Kemudian pada 16 Juli, Israel mengurangi wilayah penangkapan ikan menjadi enam mil dari wilayah maritim sebagai bagian dari sanksi yang dijatuhkan oleh Tel Aviv di Jalur Gaza, yang juga sebagai pembalasan atas pembakaran dan serangan balon api oleh aktivis Palestina di dekat pagar keamanan Gaza-Israel.
Pada hari Jumat, Israel dan kelompok perlawanan Palestina mencapai kesepakatan gencatan senjata menyusul eskalasi di wilayah Palestina yang diblokir.
Sejak Maret lalu, lebih dari 140 warga Palestina telah menjadi martir - dan ribuan lainnya terluka - oleh tembakan tentara Israel selama protes terhadap pendudukan Israel selama puluhan tahun dan blokade 11 tahun, yang telah memusnahkan ekonomi wilayah pesisir itu dan merampas komoditas dasar sekitar dua juta penduduknya.