Maria Elisa Hospita
22 Maret 2019•Update: 25 Maret 2019
Abdelraouf Arnaout
YERUSALEM
Polisi Israel pada Kamis melarang perayaan Hari Ibu di Pusat Kebudayaan Prancis di Yerusalem Timur.
Menurut saksi, polisi menahan seorang perempuan Palestina di luar pusat kebudayaan itu.
Acara yang diselenggarakan oleh Jerusalem Girls Association bertujuan memberi penghormatan bagi tokoh-tokoh perempuan Yerusalem sekaligus memamerkan kerajinan tangan lokal.
Acara tersebut digelar bertepatan dengan Hari Ibu, yang di Palestina diperingati pada 21 Maret di Palestina.
Namun polisi Israel melarang perayaan itu dengan berpatroli di sekitar pusat kebudayaan dan mencegah partisipan acara untuk masuk.
Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan menyetujui pelarangan perayaan Hari Ibu dengan dalih bahwa acara itu "disponsori dan didanai oleh Otoritas Palestina".
Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas Israel memberlakukan pembatasan kejam terhadap aktvitas orang-orang Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki.