Maria Elisa Hospita
28 Maret 2018•Update: 28 Maret 2018
Abdel Raouf Arnaout
RAMALLAH, Palestina
Tentara Israel telah menutup akses ke wilayah Palestina untuk sembilan hari ke depan, yaitu selama perayaan Hari Paskah.
“Sejalan dengan pengamatan kami mengenai situasi keamanan, dan dengan persetujuan dari pimpinan politik, penutupan secara menyeluruh akan diberlakukan di Tepi Barat [yang diduduki] dan Jalur Gaza [yang diblokade] dari Kamis malam hingga Sabtu malam, 7 April,” tulis militer Israel lewat sebuah pernyataan.
Selama penutupan akses, orang-orang Palestina tidak akan diperbolehkan masuk ke tempat kerja mereka di Israel.
Sementara itu, lalu lintas di pos-pos pemeriksaan Israel di Tepi Barat hanya terbatas untuk kasus-kasus "kemanusiaan" saja.
Peringatan Paskah akan dimulai sejak Jumat, yang memperingati keluarnya bangsa Israel dari Mesir di bawah pimpinan Nabi Musa.
Hari Paskah dianggap sebagai salah satu hari libur terpenting dalam kalender agama Yahudi.