Ayhan Simsek
30 Desember 2021•Update: 04 Januari 2022
BERLIN
Jerman berencana menyumbangkan 75 juta dosis vaksin Covid-19 ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah tahun depan, kata menteri pembangunan negara itu Svenja Schulze pada Rabu.
Berbicara kepada media lokal, Svenja Schulze mengatakan bahwa Jerman memberikan kontribusi signifikan pada platform vaksin PBB COVAX tahun ini, tanpa merusak program vaksinasinya sendiri.
“Tapi kita tidak bisa berhenti di situ. Tahun depan, kami berencana untuk menyumbangkan setidaknya 75 juta dosis vaksin,” kata dia kepada Redaktionsnetzwerk Deutschland (RND).
Janji awal pemerintah baru untuk tahun 2022 adalah sekitar 25 persen lebih rendah dari yang disumbangkan negara itu ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah tahun ini.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berulang kali meminta negara-negara kaya untuk menyumbangkan lebih banyak vaksin Covid-19 ke platform COVAX untuk memastikan bahwa negara-negara berpenghasilan rendah tidak tertinggal dalam perang global melawan virus korona.
Jerman telah menyumbangkan atau secara kontrak menjamin lebih dari 100 juta dosis kepada COVAX tahun ini, tetapi sejauh ini kurang dari setengahnya mencapai tujuan mereka, karena masalah operasional dan logistik.
Sekitar 53 juta dosis saat ini sedang didistribusikan atau disiapkan untuk pengiriman, menurut Kementerian Luar Negeri Jerman.