Rhany Chairunissa Rufinaldo
10 Juni 2019•Update: 11 Juni 2019
Laith al-Junaidi
AMMAN
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menegaskan akan terus mendukung badan PBB untuk pengungsi Palestina UNRWA.
"Kami melihat dukungan untuk UNRWA sebagai hal yang sangat penting dan kami akan melanjutkannya," kata Maas pada konferensi pers di Amman setelah pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman al-Safadi, Minggu.
Maas mengatakan pembicaraannya dengan menteri Yordania membahas situasi di kawasan Timur Tengah, konflik Palestina-Israel dan ketegangan regional saat ini.
"Formula dua negara adalah satu-satunya solusi untuk konflik yang telah berlangsung puluhan tahun itu," kata Maas.
Diplomat senior itu mengatakan Berlin akan memberi Amman pinjaman sebesar USD100 juta.
Sementara itu, Al-Safadi mengatakan Yordania dan Jerman setuju bahwa solusi dua negara adalah kunci untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel.
"Yordania dan Jerman adalah mitra dalam mendukung UNRWA, yang harus melanjutkan perannya," ujar dia.
Saat ini, UNRWA mengoperasikan 19 kamp pengungsi di Tepi Barat yang diduduki Israel, di mana jumlah pengungsi terdaftar saat ini berjumlah lebih dari 828.000.
Badan PBB tersebut juga mengelola puluhan kamp pengungsi di Jalur Gaza, Lebanon, Suriah dan Yordania.
Pemerintah Palestina menuduh pemerintah Amerika Serikat - yang menghentikan semua dana untuk UNRWA tahun lalu - berupaya melanggar hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air mereka.
Sebelumnya Maas juga berkunjung ke Irak sebagai bagian dari tur regionalnya.
Dia juga dijadwalkan untuk mengunjungi Iran dan Uni Emirat Arab.
Tur itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, setelah Washington menarik diri dari perjanjian nuklir antara Teheran dan kelompok negara-negara P5+1 (lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman).