BERLIN
Jerman mengusir puluhan diplomat Rusia sebagai tanggapan atas kejahatan perang yang dilakukan Moskow di Ukraina, kata Kementerian Luar Negeri Jerman pada Senin.
Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Jerman telah mengambil langkah ini untuk menunjukkan sikapnya terhadap "kebrutalan" Presiden Rusia Vladimir Putin di Ukraina, menyusul laporan tentang kekejaman di kota Bucha, Ukraina.
“Pemerintah Federal hari ini telah memutuskan untuk menyatakan sejumlah staf Kedutaan Besar Rusia sebagai persona non grata, yang telah bekerja setiap hari melawan kebebasan kita dan melawan kohesi masyarakat kita di sini di Jerman,” kata Baerbock.
“Pekerjaan kalian adalah ancaman bagi mereka yang mencari perlindungan bersama kami. Kami tidak akan mentolerir ini lagi. Kami telah memberitahukan hal ini kepada Duta Besar Rusia sore ini. Kami juga akan mengambil tindakan lebih lanjut bersama dengan mitra kami,” tambah dia.
Kemlu Jerman tidak mengumumkan jumlah pasti diplomat Rusia yang telah dinyatakan persona non grata, tetapi kantor berita Jerman DPA melaporkan bahwa pemerintah telah memerintahkan pengusiran 40 diplomat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Senin mengunjungi Bucha, di mana pasukan Ukraina dilaporkan menemukan ratusan mayat warga sipil, menyusul penarikan pasukan Rusia.
Pada Minggu, Jaksa Agung Ukraina Iryna Venediktova mengatakan 410 mayat sipil ditemukan dari daerah-daerah di wilayah luas Kyiv.
Sementara itu, pemerintah Rusia telah membantah bahwa pasukannya membunuh warga sipil saat menarik diri dari kota-kota dekat Kyiv.
Rekaman warga sipil yang terbunuh direkayasa, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Senin selama pertemuan dengan Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan Martin Griffiths.
Perang Rusia melawan Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menimbulkan kemarahan internasional, dan Uni Eropa, AS, dan Inggris termasuk di antara yang menerapkan sanksi keras terhadap Moskow.
Setidaknya 1.430 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 2.097 terluka, menurut perkiraan PBB, dan angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 4,21 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke negara lain, dengan jutaan lainnya mengungsi, menurut badan pengungsi PBB.