Muhammad Abdullah Azzam
17 November 2018•Update: 17 November 2018
Dildar Baykan
NEW YORK
Pihak berwenang menemukan tujuh jasad baru akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah utara California. Dengan begitu jumlah korban tewas di utara California meningkat menjadi 63 orang, kata Sherif daerah Butte, Cory Honea saat konferensi pers Jumat.
Honea melaporkan, sebanyak 631 orang masih belum diketahui kabarnya.
Kebakaran yang melanda utara California itu menyebar ke area sekitar 570 km persegi, api telah menghanguskan lebih dari 11.000 bangunan.
Otoritas mengumumkan bahwa jumlah korban tewas dalam kebakaran yang berlangsung di wilayah selatan provinsi itu bertambah menjadi tiga orang. Sekitar 450 rumah hangus terbakar.
Disamping itu, Gedung Putih juga mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump akan mengunjungi negara bagian California pada Sabtu dan bertemu dengan warga yang terdampak kebakaran.
Pemberitahuan resmi telah diedarkan ke sejumlah penduduk di daerah yang terkena dampak bahwa mereka kemungkinan akan kehilangan rumah.
Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (Cal Fire) mengeluarkan peringatan kebakaran tingkat tertinggi, Red Flag Warnings, di seluruh wilayah negara bagian yang membentang dari perbatasan utara dengan Oregon dan perbatasan selatan dengan Meksiko.
Kebakaran kerap melanda California selama pertengahan musim panas hingga pertengahan Oktober, namun para ahli memprediksi bahwa kebakaran mungkin akan terjadi sepanjang tahun.