Maria Elisa Hospita
28 Desember 2018•Update: 28 Desember 2018
Alyssa McMurtry
OVIEDO, Spanyol
Sebuah kapal yang mengangkut lebih dari 300 migran yang diselamatkan dari lepas pantai Libya telah merapat di sebuah pelabuhan di selatan Spanyol.
Pemerintah Spanyol mengatakan 311 migran yang tiba pada Jumat pagi akan menerima perawatan medis dan mengikuti proses identifikasi.
Sebelumnya, Malta dan Italia menolak kapal itu masuk, sementara Prancis, Tunisia, dan Libya tak menjawab panggilan kapal itu.
“Pelabuhan Italia ditutup bagi para pedagang manusia dan orang-orang yang membantu mereka. Pestanya telah berakhir,” cuit Menteri Dalam Negeri Italia Matteo Salvini pada Sabtu.
Para migran yang menyeberang dari Afrika ke Eropa diselamatkan oleh LSM Spanyol Open Arms.
Awal bulan ini, di KTT G20 di Buenos Aires, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengatakan Spanyol telah mengambil peran kepemimpinan dalam migrasi.
Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), sepanjang tahun ini, jumlah kedatangan migran ke Spanyol telah mencapai lebih dari 63.700, atau dua kali lipat dari jumlah migran tahun lalu.
IOM memperkirakan bahwa lebih dari 2.200 migran meninggal dunia atau hilang saat mencoba menyeberangi Laut Mediterania tahun ini.