Maria Elisa Hospita
23 Maret 2020•Update: 23 Maret 2020
Magda Panoutsopoulou
ATHENA
Yunani resmi memberlakukan karantina wilayah mulai Senin pagi untuk mencegah penyebaran virus korona lebih lanjut.
Dalam pidatonya, Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis mengatakan langkah itu diberlakukan untuk mencegah orang-orang yang tidak bertanggung jawab membahayakan keselamatan jiwa orang lain.
“Di bawah konstitusi, negara wajib menjaga kesehatan warganya dan melakukan intervensi ketika kebebasan individu mengancam masyarakat. Dan ketika seseorang terbukti tidak bertanggung jawab, maka kepentingan publik harus dijaga," tambah dia.
Orang-orang yang bebas dari larangan itu adalah orang yang harus pergi dan pulang kerja, membeli persediaan makanan dan obat-obatan, mengunjungi dokter, berolahraga, atau membawa hewan peliharaan jalan-jalan.
Selain itu, pejabat negara, petugas keamanan, staf medis juga diperbolehkan untuk bepergian.
Warga Yunani diharuskan membawa tanda pengenal identitas atau paspor setiap saat. Bagi yang melanggar akan dikenai denda EUR150 (USD160).
"Di Italia, satu orang meninggal dunia setiap dua menit, dan situasinya semakin memburuk di seluruh dunia. Tugas saya adalah menjaga agar negara kita tidak bernasib sama," ujar Mitsotakis.
"Kita tidak boleh sampai pada titik di mana kita harus memutuskan siapa yang akan hidup atau mati. Saya hanya akan memilih satu hal: hidup," kata dia lagi.
Sejauh ini, Yunani mencatat 624 kasus Covid-19, dan 15 di antaranya meninggal dunia.