Rhany Chairunissa Rufinaldo
14 November 2018•Update: 14 November 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Kepala urusan kemanusiaan PBB pada Selasa menyerukan gencatan senjata dalam konflik Yaman yang sedang berlangsung untuk memfasilitasi aliran bantuan internasional yang sangat dibutuhkan.
"Semua pihak harus memenuhi kewajiban mereka di bawah hukum humaniter internasional. Saya meminta agar para pihak menghentikan permusuhan, baik di dalam maupun di sekitar semua infrastruktur dan fasilitas di mana operasi bantuan dan importir komersial bergantung," kata Mark Lowcock dalam sebuah pernyataan.
Lowcock menyebutkan secara khusus kota pelabuhan Yaman al-Hudaydah.
Dia mengatakan PBB siap untuk memainkan peran yang lebih besar dalam memastikan bahwa fasilitas kunci digunakan dengan tepat.
Pekan lalu, pasukan pendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional meluncurkan operasi militer baru untuk merebut kembali al-Hudaydah dan dua pelabuhan strategisnya dari pemberontak Houthi.
Yaman didera kekerasan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.
Konflik meningkat pada 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan kampanye udara besar-besaran di Yaman untuk menggulingkan kekuasaan Houthi
*Betul Yuruk berkontribusi pada berita ini dari PBB