Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 September 2019•Update: 24 September 2019
YERUSALEM
Anggota parlemen terpilih dari yang tergabung dalam Daftar Gabungan Arab merekomendasikan mantan kepala militer Benny Gantz untuk membentuk pemerintahan baru Israel.
Koalisi empat partai itu memenangkan 13 kursi dalam pemilihan umum pekan lalu, menjadikannya kelompok terbesar ketiga di Knesset (Parlemen Israel).
Pada Minggu, sebuah delegasi dari Daftar Gabungan Arab bertemu dengan Presiden Israel Reuven Rivlin untuk berkonsultasi mengenai pencalonan kandidat perdana menteri baru.
Dalam sebuah surat resmi kepada Rivlin, Ketua Daftar Gabungan Arab Ayman Odeh mengatakan tiga dari empat partai dalam koalisi itu merekomendasikan Gantz menjadi perdana menteri baru.
Dukungan anggota parlemen Arab untuk Gantz membuat koalisi Biru dan Putih mengamankan 54 kursi di Knesset, kurang satu kursi dari perkiraan kursi yang akan diraih oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Menurut hasil akhir, koalisi Biru dan Putih memenangkan 33 kursi di Knesset, memimpin partai Likud Netanyahu dengan 31 kursi.
Pemungutan suara tersebut merupakan yang kedua tahun ini setelah Netanyahu gagal membentuk pemerintahan menyusul pemilihan umum April.