Rhany Chairunissa Rufinaldo
04 Desember 2020•Update: 04 Desember 2020
Gulsen Topcu
ADEN, Yaman
Sebuah kendaraan udara tanpa awak (UAV) bermuatan bahan peledak milik kelompok pemberontak Houthi ditembak jatuh oleh koalisi pimpinan Saudi di Yaman pada Jumat.
Menurut Saudi Press Agency (SPA), koalisi pimpinan Saudi di Yaman mencegat dan menghancurkan drone UAV yang diluncurkan oleh pemberontak Houthi menuju wilayah kerajaan.
Juru bicara koalisi Turki Al-Maliki mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa UAV sengaja dikirim untuk menargetkan warga sipil dan daerah pemukiman di selatan negara itu, tetapi tidak ada informasi dari kota mana drone itu diluncurkan dan jatuh.
Pemberontak Houthi belum memberikan komentar tentang masalah ini.
Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.
Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.
Puluhan ribu orang Yaman, termasuk warga sipil, diyakini tewas dalam konflik tersebut, yang telah menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia karena jutaan orang berisiko menderita kelaparan.