Rhany Chairunissa Rufinaldo
12 November 2020•Update: 13 November 2020
Aziz al-Ahmadi
SANAA, Yaman
Koalisi pimpinan Saudi di Yaman pada Kamis mengklaim telah menghancurkan drone bermuatan peledak yang ditembakkan oleh pemberontak Houthi ke arah Arab Saudi.
"Pesawat tanpa awak itu diluncurkan untuk menargetkan warga sipil di wilayah selatan," kata juru bicara koalisi Kolonel Turki al-Maliki dalam sebuah pernyataan.
Aksi itu terjadi sehari setelah pasukan Arab mengatakan mereka berhasil mencegat dan menghancurkan dua kapal bermuatan bahan peledak di selatan Laut Merah, yang juga diluncurkan oleh Houthi.
Sementara itu, kelompok pemberontak Yaman itu belum mengonfirmasi dua insiden tersebut.
Houthi secara rutin menembakkan rudal balistik dan drone ke wilayah Saudi sebagai tanggapan atas serangan udara koalisi di daerah-daerah yang dikuasai oleh pemberontak.
Juru bicara Houthi Yahya Sarei sebelumnya mengancam akan mengambil langkah-langkah eskalasi sebagai tanggapan atas berlanjutnya penutupan pelabuhan udara dan laut Yaman.
Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.
Krisis memuncak setahun kemudian, ketika koalisi pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.
Puluhan ribu warga Yaman, termasuk warga sipil, diyakini tewas dalam konflik yang menyebabkan krisis kemanusiaan terburuk di dunia itu.
*Ahmed Asmar berkontribusi pada berita ini dari Ankara