Maria Elisa Hospita
14 November 2018•Update: 14 November 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Korban jiwa akibat kebakaran yang melanda negara bagian California, Amerika Serikat, telah mencapai 50 jiwa.
Kebakaran lahan yang disebut "Camp Fire" itu tercatat sebagai kebakaran paling mematikan dan destruktif sepanjang sejarah California.
Api telah membakar habis lahan seluas 130.000 acre, 8.800 bangunan, dan menewaskan 48 orang.
Sebanyak 5.600 petugas telah dikerahkan untuk memadamkan api yang justru kian meluas.
"Ini adalah kebakaran paling mematikan sepanjang sejarah kebakaran hutan di Amerika Serikat," kata Sheriff Butte County Kory Honea saat konferensi pers Senin.
Dua orang juga tewas akibat Woolsey Fire di selatan California. Api membakar lebih dari 97.000 acre dan menghancurkan sedikitnya 435 bangunan.
Pemberitahuan resmi telah diedarkan ke sejumlah penduduk di daerah yang terkena dampak bahwa mereka kemungkinan akan kehilangan rumah.
Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (Cal Fire) mengeluarkan peringatan kebakaran tingkat tertinggi, Red Flag Warnings, di seluruh wilayah negara bagian yang membentang dari perbatasan utara dengan Oregon dan perbatasan selatan dengan Meksiko.
Kebakaran kerap melanda California selama pertengahan musim panas hingga pertengahan Oktober, namun para ahli memprediksi bahwa kebakaran mungkin akan terjadi sepanjang tahun.