Sinan Doğan
06 Juli 2026•Update: 06 Juli 2026
Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez mengumumkan jumlah korban tewas akibat dua gempa besar yang melanda negara itu pada 24 Juni bertambah menjadi 3.342 orang. Dia mengatakan sebanyak 16.740 orang terluka dalam bencana tersebut.
Rodriguez menyampaikan hingga saat ini tim penyelamat telah mengevakuasi 6.462 orang dari bawah reruntuhan. Sebanyak 17.345 orang kehilangan tempat tinggal dan pemerintah telah mendirikan 79 pusat penampungan sementara bagi para penyintas.
Dia mengatakan bantuan telah disalurkan kepada 86.794 keluarga terdampak, termasuk 9.585 ton bahan pangan dan 669.008 liter air bersih.
Rodriguez juga menyebutkan sebanyak 29.567 personel militer dan kepolisian dikerahkan dalam operasi penanganan bencana, didukung oleh 27.482 relawan di berbagai wilayah terdampak.
Media lokal melaporkan pemerintah telah membuka saluran telepon dan platform digital untuk menerima laporan orang hilang, namun belum merilis jumlah resmi warga yang masih belum ditemukan.
Sementara itu, situs inisiatif sipil "Venezuela Depremi Kayıpları" (Desaparecidos Terremoto Venezuela) mencatat lebih dari 31.000 laporan orang hilang telah diajukan hingga saat ini.
Venezuela diguncang dua gempa besar
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan Venezuela diguncang dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang terjadi hanya berselang 39 detik pada 24 Juni.
Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) pada 26 Juni memperkirakan nilai kerusakan fisik langsung akibat gempa mencapai sekitar US$6,7 miliar.
Proses pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung, sementara otoritas mengkhawatirkan jumlah korban tewas maupun korban luka masih dapat bertambah.