Marıa Elısa Hospıta
10 Januari 2020•Update: 10 Januari 2020
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Korea Selatan kemungkinan tidak akan bergabung dengan sekutunya, Amerika Serikat, untuk mengerahkan pasukan di Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri Kang Kyung-wha mengatakan bahwa Seoul "tidak selalu sependapat dengan Washington".
"Sikap kami dan Amerika Serikat tidak selalu sama. Kami juga mempertimbangkan hubungan bilateral kami dengan negara-negara di Timur Tengah," kata Kang seperti dilansir oleh kantor berita Yonhap.
"Kami telah mempertahankan hubungan ekonomi dengan Iran dalam waktu yang lama. Saat ini kami terus mengupayakan kerja sama dalam bantuan kemanusiaan dan pendidikan," tambah dia.
Menurut Kang, Seoul belum mencapai keputusan akhir tentang pengiriman pasukan untuk menjaga Selat Hormuz, wilayah strategis yang digunakan sebagai rute menuju laut terbuka.
Lebih dari seperenam produksi minyak global dipasok melalui Selat Hormuz. Seoul menerima hampir 70 persen impor minyaknya dari rute yang sama.
Sebelumnya, AS meminta sekutu-sekutunya mengerahkan pasukan untuk melindungi selat yang memasok sebagian besar kebutuhan energi dari Timur Tengah ke timur jauh.
Bulan lalu Jepang menyetujui pengerahan personel angkatan lautnya ke kawasan itu untuk mengumpulkan informasi dan membantu menjamin keamanan jalur pelayaran minyak utama.