Muhammad Abdullah Azzam
21 Juli 2020•Update: 21 Juli 2020
İdiris Okuduci
ISTANBUL
Pemerintah Regional Kurdistan Irak (KRG) mengungkapkan bahwa para anggota PKK siap melarikan diri dari lingkaran organisasi itu, bahkan di saat mereka mengetahui berhadapan dengan ancaman pembunuhan sekalipun.
Kementerian Dalam Negeri KRG membuat pernyataan tertulis tentang tuduhan yang melibatkan pihaknya setelah Dalya Mahmut Müslüm, keponakan pemimpin PYD/PKK Salih Muslum menyerahkan diri ke Kepolisian Mersin di Turki.
Dalam pernyataan tertulisnya, KRG menyebut Mahmut Muslumlari dari kelompok itu dan menyerahkan diri kepada keamanan Turki atas keinginannya sendiri dan tidak ada kaitan dengan pihak KRG selama proses itu.
Pernyataan itu juga mengecam tuduhan-tuduhan organisasi teroris PKK terhadap KRG.
"Alih-alih memfitnah, PKK harus bertanya pada diri sendiri: Mengapa para anggota meninggalkan barisannya dan mengapa mereka siap melarikan diri meski ada ancaman pembunuhan," ungkap KRG mengkritik organisasi teroris PKK.
Dalya Mahmut Muslum menyerahkan diri kepada Polisi Mersin pada 15 Juli.