Muhammad Nazarudin Latief
16 Maret 2020•Update: 16 Maret 2020
JAKARTA
Mantan wakil Menteri Kesehatan Malaysia Lee Boon Chye mengatakan tidak mungkin bagi kementerian untuk melacak dan mengisolasi semua orang yang terdampak Covid-19.
"Kita harus fokus pada mitigasi untuk mengurangi jumlah kasus dan mengoptimalkan sumber daya layanan kesehatan," kata anggota parlemen asal Gopeng ini di Facebook-nya.
Dia juga mengatakan kementerian perlu fokus pada penanganan kasus parah di rumah sakit.
“Kasus ringan dan pasien tanpa gejala harus disimpan di area khusus dengan perawatan yang kurang intensif.
"Pasien yang sedang diselidiki (PUI) juga harus ditempatkan di fasilitas isolasi khusus, mungkin di hotel atau hostel khusus sampai Covid-19 dikeluarkan," kata dia seperti dikutip The Star, Senin.
"Lebih banyak staf perlu dilatih untuk menangani Covid-19 dan memastikan peralatan pelindung pribadi untuk mencegah infeksi sudah cukup," tambah dia.
Lee juga mendesak pemerintah menghentikan semua bentuk pertemuan massa selama satu bulan.
Ini, kata dia, harus mencakup semua kegiatan termasuk kegiatan keagamaan, sosial, olahraga.
“Sekolah, kampus, universitas dan taman kanak-kanak juga harus ditutup selama satu bulan.
"Mereka juga harus memastikan pasokan masker dan makanan yang cukup," tambah dia.
Menurut Lee, tujuan dari kontrol itu adalah untuk menunda atau mencegah wabah parah hingga musim panas di atmosfer utara.
"Semoga pada saat itu, infeksi akan sangat berkurang dan pengobatan yang efektif ditemukan," katanya.
"Saya percaya vaksin masih setidaknya satu tahun lagi," tambah dia.
Jumlah kasus Covid-19 Malaysia mencapai 428, pada hari Minggu (15 Maret), mengalami peningkatan terbesar dalam satu hari dengan 190 kasus baru.