Burç Eruygur
08 Juli 2026•Update: 08 Juli 2026
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menegaskan komitmen negaranya untuk terus mendukung Ukraina saat bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di sela-sela KTT NATO di Ankara, Rabu.
Dalam pernyataan resmi, pemerintah Italia menyebut Meloni menegaskan bahwa negaranya akan terus memberikan bantuan kepada rakyat Ukraina, dengan fokus pada upaya memperkuat ketahanan infrastruktur energi.
Usai pertemuan tersebut, Zelenskyy mengatakan pembicaraannya dengan Meloni berlangsung penting dan membahas situasi terkini di Ukraina, termasuk peluang kerja sama di Eropa untuk memperkuat kemampuan pertahanan terhadap rudal balistik.
"Kami membahas kebutuhan akan tambahan sistem pencegat rudal dan sangat mengharapkan dukungan," tulis Zelenskyy melalui platform X.
Meloni dan Zelenskyy tiba di Ankara pada Selasa untuk menghadiri KTT NATO selama dua hari yang berfokus pada implementasi komitmen peningkatan belanja pertahanan yang disepakati pada KTT 2025, kelanjutan dukungan militer bagi Ukraina, serta perluasan kapasitas industri pertahanan.
Sebelum menghadiri pertemuan, Zelenskyy mengatakan Ukraina mengharapkan KTT yang "kuat dan produktif".
"Keputusan yang diambil sekarang harus mampu memberikan perlindungan yang lebih besar bagi rakyat kami, meningkatkan kemampuan pertahanan, serta memperkuat kerja sama keamanan antara Ukraina, Eropa, dan Amerika Serikat," katanya.
Ia menambahkan bahwa dirinya dijadwalkan menjalani hampir 20 pertemuan bilateral selama KTT berlangsung.
Sejak tiba di Ankara, Zelenskyy telah bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Presiden Finlandia Alexander Stubb, serta para perdana menteri Kanada, Denmark, Estonia, dan Norwegia.
Pada Rabu, Zelenskyy juga mengadakan pertemuan dengan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, serta delegasi Kongres Amerika Serikat. Ia juga dijadwalkan bertemu Presiden AS Donald Trump.