Jeyhun Aliyev
24 Juni 2022•Update: 27 Juni 2022
ANKARA
Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar dan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace pada Kamis membahas perkembangan terakhir di Ukraina, serta isu pertahanan, keamanan, dan kerja sama regional di industri pertahanan.
Wallace, yang mengunjungi Turki atas undangan Akar, disambut dengan upacara militer di Kementerian Pertahanan Turki, menurut sebuah pernyataan.
Kedua pejabat tersebut melakukan pertemuan yang dilanjutkan dengan pembicaraan tingkat delegasi.
Akar menekankan bahwa hubungan antara Turki dan Inggris terus berlanjut di setiap bidang berdasarkan kemitraan strategis.
Dia menekankan percepatan kerja sama di industri pertahanan dengan pencabutan pembatasan izin ekspor.
Pentingnya kerja sama dalam memerangi terorisme, khususnya kelompok PKK/YPG, Daesh/ISIS, dan Organisasi Teroris Fetullah (FETO) juga menjadi pembahasan dalam pertemuan itu.
Akar menggarisbawahi bahwa gencatan senjata harus diumumkan di Ukraina sesegera mungkin untuk membangun kembali perdamaian dan stabilitas di kawasan dengan dukungan yang diberikan kepada kemerdekaan, integritas teritorial dan kedaulatan negara yang dilanda perang.
Dia juga mencatat bahwa upaya untuk memecahkan masalah gandum terus dilakukan secara terkoordinasi.
Kedua pejabat itu juga membahas kesepakatan tentang kelanjutan kegiatan kerja sama pelatihan militer.
Sebelumnya, Akar dan Wallace bertemu pada 15 Juni di Brussel selama pertemuan menteri pertahanan NATO dan pertemuan tripartit yang diadakan dengan partisipasi Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov.