Servet Günerigök
11 Februari 2022•Update: 12 Februari 2022
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken pada Kamis membahas ketegangan Rusia-Ukraina secara terpisah dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian.
Blinken berbicara dengan Stoltenberg tentang koordinasi tanggapan Transatlantik terhadap ancaman Rusia yang sedang berlangsung terhadap Ukraina.
"Menlu Blinken menegaskan kembali komitmen AS untuk melakukan kerja sama dan konsultasi dengan Sekutu dan mitra," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price dalam sebuah pernyataan.
“Dia menggarisbawahi kesiapan AS untuk mengenakan biaya yang cepat dan berat pada Rusia, jika Rusia melanjutkan agresi militer lebih lanjut terhadap Ukraina.”
“Blinken dan Sekretaris Jenderal Stoltenberg membahas upaya diplomatik untuk mendesak Rusia agar mengurangi ketegangan dan terlibat dalam dialog yang bermakna dan timbal balik, serta penyesuaian postur pasukan AS dan Sekutu untuk membentengi Bagian Timur Aliansi,” kata pernyataan itu.
Selama percakapannya dengan menlu Prancis, Blinken "menekankan pentingnya terus mendukung kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina, dan memastikan Rusia memahami konsekuensi tinggi yang akan dikeluarkan jika ingin menyerang Ukraina."
Kedua menlu juga membahas upaya yang sedang berlangsung oleh Ketua Bersama Minsk Group untuk membantu Armenia dan Azerbaijan menyelesaikan semua masalah yang belum terselesaikan terkait atau akibat dari konflik Nagorno-Karabakh.
“Sekretaris Blinken dan Menlu Le Drian meninjau perkembangan yang sedang berlangsung di wilayah Sahel Afrika. Sekretaris Blinken juga mengangkat pentingnya keterlibatan NATO dengan mitra Asia-Pasifik.
"Dia mencatat peran kepemimpinan Prancis dalam mengakhiri pandemi Covid-19 dan membahas bidang tambahan untuk kerja sama dalam upaya itu," ujar Price.