Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 Maret 2019•Update: 29 Maret 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, dalam pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Irak Mohammed al-Halbusi pada Kamis, menekankan komitmen berkelanjutan Washington dalam bekerja sama dengan Irak untuk memastikan bahwa Daesh berhasil dikalahkan.
"Pompeo menegaskan kembali dukungan Amerika Serikat untuk Irak yang kuat, berdaulat dan sejahtera, sebagaimana diuraikan dalam Perjanjian Kerangka Kerja Strategis bilateral kami, serta upaya AS yang sedang berlangsung untuk membantu memenuhi kebutuhan pembangunan kritis Irak," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Robert Palladino dalam sebuah pernyataan.
Palladino menambahkan bahwa selama pertemuannya dengan al-Halbusi, Pompeo menekankan dukungan AS untuk Irak yang terbuka untuk kawasan dan dunia.
Pertemuan itu terjadi di tengah ketegangan antara Washington dan Baghdad setelah pada Februari, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan Amerika yang ditempatkan di Irak akan mengubah misi mereka, yaitu untuk memata-matai Iran menyusul kekalahan kelompok teror Daesh.
Pasukan AS sebagian besar telah ditugaskan untuk melatih dan mendukung pasukan keamanan Irak selama kampanye anti-Daesh, sehingga pergantian misi yang diumumkan mendorong kekhawatiran pemerintah Irak bahwa langkah itu tidak hanya melampaui parameter undangan Baghdad untuk pasukan AS, tetapi juga bisa memperburuk ketegangan dengan Iran.