09 Juni 2019•Update: 10 Juni 2019
Naza Mohamed
BAGHDAD
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas tiba di Baghdad pada Sabtu untuk mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Irak terkait hubungan bilateral dan ketegangan di kawasan Timur Tengah, kata kementerian luar negeri Irak.
Pertemuan itu juga akan membahas dukungan bagi Irak dalam semua level termasuk operasi anti-terorisme, kata juru bicara kementerian itu Ahmad al-Sahaf kepada Anadolu Agency.
Maas mengadakan pembicaraan dengan Presiden Irak Barham Salih yang menggarisbawahi pentingnya meningkatkan hubungan bilateral.
"Jerman memiliki peran penting dalam mendukung upaya yang bertujuan untuk mencapai perdamaian dan mengurangi ketegangan di kawasan," kata Salih dalam pertemuan itu.
Maas menegaskan kembali komitmen Jerman untuk mendukung Irak di semua tingkatan.
Diplomat top Jerman itu dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi selama kunjungannya.
Maas berencana mengunjungi Iran pada Senin untuk mengadakan pembicaraan dengan Menlu Iran Javad Zarif, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman.
Maas juga akan mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) dan Yordania dalam tur Timur Tengah.
Kunjungan Maas datang di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran sejak 2017 saat Washington menarik diri dari perjanjian nuklir antara Teheran dan kelompok negara-negara P5 +1 (lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman).