Şenhan Bolelli
21 November 2017•Update: 22 November 2017
Şenhan Bolelli
MADRID
Menteri Luar Negeri Spanyol Alfonso Dastis berharap negaranya mengakui Palestina dalam beberapa bulan mendatang sebagai sebuah tanda mengupayakan perdamaian konflik Israel-Palestina yang sudah berlangsung puluhan tahun.
Dastis membuat pernyataan tersebut saat konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki yang sedang berada di Madrid untuk mendampingi kunjungan resmi Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Pengakuan Spanyol atas negara Palestina ini, harapnya, akan dibahas melalui kesepakatan komprehensif di dalam Uni Eropa.
“Pengakuan negara Palestina harus dikoordinasikan dalam UE dan harus bertujuan untuk membantu kesepakatan damai antara Israel dan Palestina di masa depan,” kata Dastis.
Dastis menegaskan bahwa dalam masalah Israel dan Palestina, Spanyol selalu mendukung solusi “dua negara yang demokratis, berdaulat, dan aman”. Dia yakin solusi ini akan menjadi nyata cepat atau lambat.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki mengatakan, Spanyol dan Palestina bekerja sama sebagai dua negara sahabat untuk mendukung perdamaian dan perkembangan di wilayah masing-masing.