Astudestra Ajengrastrı
08 Juni 2018•Update: 09 Juni 2018
Kyaw Ye Lyn
YANGON, Myanmar
Polisi Myanmar meringkus seorang pebisnis yang diduga menjadi otak di belakang penyelundupan sejumlah besar narkotika ke Malaysia yang disita oleh otoritas di Kuala Lumpur bulan lalu.
Maung Maung (alias Yassin), 44 tahun, yang dipercaya bertanggungjawab menyelundupkan kristal methamphetamine ke Malaysia, ditangkap di Mandalay, Myanmar, ujar pejabat Kementarian Dalam Negeri Myanmar pada Kamis.
"Dia ditangkap pada Selasa, dan pengadilan mengizinkan penahanan selama dua minggu terhadapnya pada Rabu," ujar Myo Aung, direktur departemen investigasi khusus.
"Kami telah memburunya sejak 30 Mei setelah mendapatkan informasi dari kepolisian Malaysia," ujarnya kepada Anadolu Agency melalui sambungan telepon.
Dia menambahkan Maung Maung diduga menggunakan perusahaan perdagangan untuk mengirimkan kargo tersebut ke Malaysia.
Polisi juga menggeledah kediaman Maung Maung, menyita surat-surat pengiriman dan membekukan rekening bank miliknya yang berisi uang sebanyak USD2,06 juta.
Polisi Malaysia memecahkan rekor penyitaan narkoba setelah menemukan 1.187 kilo methamphetamine senilai 71 juta ringgit (USD18 juta) yang disamarkan sebagai teh di dalam kontainer yang dikirim dari ibu kota bisnis Myanmar, Yangon, pada 28 Mei.
Enam orang, termasuk tiga warga negara Myanmar, dilaporkan telah ditahan oleh otoritas Malaysia.