Maria Elisa Hospita
19 Mei 2019•Update: 20 Mei 2019
Ali H. M.Abo Rezeg
RIYADH
Arab Saudi dan negara-negara Teluk telah menerima permintaan Amerika Serikat (AS) untuk menempatkan kembali pasukannya di Teluk.
Menurut surat kabar Saudi, Asharq al-Awsat, pemindahan pasukan akan dilakukan sesuai dengan perjanjian bilateral antara Washington dan negara-negara Teluk.
Meskipun nama negara-negara Teluk itu tak disebutkan, langkah itu dilakukan sebagai "aksi bersama" terhadap Iran untuk "menghalangi" Teheran dari segala upaya peningkatan ancaman di kawasan tersebut.
Sementara itu, sumber-sumber diplomatik Arab mengatakan komunikasi sedang berlangsung untuk menggelar KTT Arab terbatas di Mekah akhir bulan ini.
Baik Arab Saudi maupun Dewan Kerjasama Teluk (GCC) belum mengomentari klaim surat kabar itu.
Selama beberapa minggu terakhir, ketegangan antara Washington dan Teheran telah meningkat ketika AS mengerahkan kelompok militernya ke Timur Tengah, yang menurut AS dipicu ancaman dari Iran.
Pekan lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan negaranya tak akan lagi mematuhi perjanjian nuklir 2015 karena dianggap tidak mengakomodasi kepentingan Iran.