Rhany Chairunissa Rufinaldo
10 April 2019•Update: 10 April 2019
Lokman Ilhan
CARACAS
Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) pada Selasa mengatakan pihaknya mengakui delegasi resmi Venezuela Gustavo Tarre Briceno, yang ditunjuk pemimpin oposisi Juan Guaido, sampai pemilihan baru diadakan.
Kementerian Luar Negeri Venezuela menanggapi dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menentang keputusan itu.
Pemerintah menyebut keputusan itu sebagai tindakan kriminal dan pelanggaran terhadap hukum internasional dan piagam OAS.
Perwakilan permanen Venezuela di PBB Samuel Moncada mengatakan pemerintah AS bermaksud untuk mengusir perwakilan Venezuela dari organisasi internasional.
Hubungan Venezuela dengan OAS telah memburuk sejak lama.
Pada 27 April 2017, Venezuela secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari organisasi.
Presiden Nicolas Maduro mengatakan bahwa Venezuela akan meninggalkan OAS, menuduh organisasi membantu menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan politik sebagai bagian dari rencana Washington untuk meruntuhkan pemerintah.