Ali Murat Alhas dan Hamdi Yildiz
09 Mei 2022•Update: 10 Mei 2022
ANKARA
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) pada Minggu mengecam rencana Israel untuk membangun ribuan unit pemukiman baru dan menghancurkan belasan desa Palestina.
Dalam pernyataannya, OKI “mengutuk rencana Israel, kekuatan pendudukan, untuk membangun 4.000 unit pemukiman baru di tanah Palestina yang diduduki dan untuk mengevakuasi dan menghancurkan 12 desa Palestina di daerah Yatta, selatan Provinsi Khalil.”
OKI juga mencatat "kebijakan pemukiman kolonial" Israel mewakili "agresi terang-terangan" terhadap hak-hak Palestina dan "pelanggaran mencolok" terhadap hukum internasional dan resolusi PBB.
Luar Negeri Kuwait juga mengutuk rencana Israel dalam hal ini, dengan mengatakan bahwa itu adalah pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional dan merusak upaya perdamaian.
Kementerian Pertahanan Israel mengatakan pada 6 Mei bahwa komite pemukiman dari dewan perencanaan akan berkumpul pada 12 Mei untuk menyetujui rencana pembangunan sekitar 4.000 unit pemukiman di daerah pemukiman Yahudi di Tepi Barat.