Aamir Latif
LAHORE, Pakistan
Pakistan akan menggelar pemilu pada 25 Juli. Pemilihan ini akan menjadi ujian politik bagi Shehbaz Sharif, yang kini memimpin Liga Muslim Pakistan-Nawaz (PML-N).
Dalam sebuah wawancara via e-mail dengan Anadolu Agency, Shehbaz Sharif menuduh adanya kecurangan sebelum pemilu dan diskriminasi media.
Jika terpilih, dia bersumpah akan memperbaiki hubungan sipil-militer.
Shehbaz Sharif adalah menteri utama Punjab selama tiga periode.
Punjab adalah provinsi Pakistan yang paling padat penduduk dan makmur.
Shehbaz Sharif bangga dengan apa yang telah dia lakukan untuk Lahore, ibu kota Punjab. Kota tersebut kini maju berkat investasi besar infrastruktur dan jalur metro yang dirintisnya.
Kini, Shehbaz Sharif didorong untuk masuk ke kancah politik nasional Pakistan, setelah Mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif, kakak Shehbaz, menjalani hukuman 10 tahun penjara dan didiskualifikasi seumur hidup.
Maret lalu, Shehbaz Sharif terpilih sebagai ketua partai. Kini dia menjadi calon perdana menteri dari PML-N dalam pemilu
T: Bagaimana Anda melihat prospek PML-N dalam pemilu yang akan datang?
PML (N) adalah partai federal terbesar di negara ini. Partai ini meraup 14 juta suara dalam pemilu sebelumnya dan memenangkan semua pemilu dan pemilu lokal secara meyakinkan.
Itu memberikan Anda gambaran tentang kekuatan dan daya tarik partai ini.
Kendati terjadi usaha rekayasa pembelotan dan tekanan kepada kandidat PML-N, kami tetap kuat dan tangguh.
Kami memiliki suara yang solid di seluruh negeri. Selama 10 tahun terakhir di Punjab dan lima tahun di tingkat federal, PML-N menetapkan standar layanan publik yang berdedikasi. Kami meraih pencapaian yang gemilang dengan membebaskan negeri dari bencana terorisme dan krisis energi.
PML-N telah mendekati para pemilih di akar rumput dengan rekam jejak kami yang sangat baik dalam pelayanan publik.
Argumen kami sangat sederhana. Jika orang puas dengan kinerja kami, mereka akan memilih kami. Ini menjadi pijakan kami dalam berpolitik dan menjadi preseden yang baik di masa depan. Kami yakin bahwa partai kami akan meraup perolehan suara yang mengesankan dalam pemilu 25 Juli nanti.
T: Anda sering berbicara dalam kampanye tentang model pembangunan Turki? Bagaimana Anda menerapkannya di Pakistan jika berhasil menang dalam pemilu?
Turki adalah negara sahabat di mana berbagi ikatan sejarah, peradaban, dan kepercayaan yang berharga. Baik Turki dan Pakistan memiliki hubungan yang sangat baik selama beberapa dekade dan pandangan kami dalam isu-isu regional dan global sangat mirip. Ikatan kuat people-to-people menjadi keutamaan dalam hubungan bilateral kami yang sangat baik.
Turki telah muncul sebagai kekuatan ekonomi dan demokrasi kawasan selama beberapa dekade terakhir. Presiden Recep Tayyip Erdogan telah menjadi pusat transformasi besar yang dialami Turki dalam beberapa tahun terakhir. Presiden Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan [AKP] juga telah memberikan kepemimpinan dan stabilitas yang luar biasa kepada Turki pada saat dunia terus menghadapi huru-hara, kerusuhan, dan kekacauan.
Saya kagum dengan cara AKP membalikkan keadaan di Turki. Reformasi yang mereka lakukan menghasilkan peningkatan status sosial ekonomi masyarakat dan memberdayakan pemangku kebijakan dalam sistem demokrasi. Saat ini Turki adalah salah satu negara istimewa di G20 yang menunjukkan keagungan visi Presiden Erdogan.
Saya terkesan dengan fokus berkelanjutan AKP dalam kesejahteraan manusia, yang menjadikannya basis penerimaan yang lebih luas atas sistem demokrasi.
Saya pikir model pembangunan yang membuat masyarakat sejahtera membawanya dapat bertahan dari semua gejolak.
T: Jika PML (N) memenangkan pemilu, Apakah Anda akan merasa nyaman dengan pembentukan militer yang kuat, yang tampak melawan Nawaz Sharif ?
Tantangan internal dan eksternal Pakistan sangat dalam dan beragam. Situasi yang tidak pasti kian menambah kompleksitas di Pakistan.
Pakistan bisa secara efektif mengatasi tantangan-tantangan ini melalui pendekatan kolektif dan kearifan.
Saya menganggap perlunya semua pemangku kepentingan di Pakistan, baik itu parlemen, partai politik, jaksa, dan pembentukan militer, duduk bersama dan merumuskan respons untuk menghadapi beragam tantangan.
Kita sebagai orang Pakistan perlu menyetujui agenda nasional yang luas untuk membawa negara maju dan memberikan stabilitas yang diperlukan.
Pakistan menderita akibat agitasi dan aksi protes. Sejumlah peluang besar sudah menunggu Pakistan karena proyek CPEC memasuki fase implementasi dan penyelesaian. Apa yang dibutuhkan adalah kesinambungan dan kepastian kebijakan?
Jadi saya tidak punya masalah bekerja dengan militer Pakistan untuk menyelesaikan tantangan yang sudah tidak terhitung.
Lihatlah betapa kuatnya kerja sama sipil-militer untuk mengenyahkan terorisme dan membuat Pakistan lebih damai. Kami membutuhkan koordinasi [sipil-militer] ini untuk terus berlanjut.
Kepentingan Pakistan adalah yang paling utama dan harus didahulukan dari yang lainnya. Jadi saya akan merasa nyaman dengan siapa saja yang bekerja untuk Pakistan dan masa depan cerah anak-anak kita.
T: Apakah Anda melihat adanya kecurangan sebelum pemilu?
Saya percaya bahwa pemilu yang adil, bebas dan transparan merupakan substansi dari masa depan Pakistan dan itu adalah tanggung jawab Komisi Pemilihan Umum Pakistan dan pemerintahan sementara di tingkat federal dan provinsi untuk memastikan bahwa semua partai politik mendapatkan perlakuan yang sama.
Sayangnya, PML-N telah diperlakukan tidak adil oleh NAB [Badan Akuntabilitas Nasional, otoritas antikorupsi Pakistan] dan pemerintah provinsi sementara, beberapa hari sebelum pemilu.
Ketakutan kita adalah adanya perlakuan istimewa yang diberikan kepada satu partai politik guna memuluskan jalan menuju kekuasaan.
Kandidat kami dipaksa untuk membelot dari partai dan bergabung dengan PTI [Pakistan Tehreek-e-Insaf yang dipimpin oleh mantan bintang kriket Imran Khan] atau menjadi independen. NAB telah mengejar calon senator PML-N dengan sejumlah pemeriksaan dan menangkap beberapa dari mereka jelang pemilu.
Contoh terbaru dari kecurangan ini berkaitan dengan penghentian kampanye besar-besaran yang saya pimpin di Lahore saat kepulangan mantan PM Nawaz Sharif beserta putrinya ke Lahore.
Selama karier politik lebih dari tiga dekade, saya belum pernah melihat kerumunan, semangat, dan energi yang lebih bertenaga, tetapi tidak ada satu pun saluran TV yang meliputnya.
Ribuan pekerja kami ditangkap sebelum kampanye. Dari Punjab saja, 16.000 pekerja [ditangkap].
Kekerasan kembali menghantui dan para kandidat dari partai-partai oposisi telah menjadi sasaran.
Ini tidak bisa diterima. Kami percaya bahwa Komisi Pemilihan Umum telah gagal menjalankan fungsi utamanya dan pemerintahan sementara telah kehilangan semua netralitas.
Kampanye kami sedang berada di atas puncaknya.
Dan Anda tahu apa yang kami kerjakan menjadi promosi tersendiri bagi kami.
Kerja-kerja pembangunan, yang dilakukan dengan penuh kejujuran, dedikasi dan transparansi, sedang berbicara.
Orang-orang secara politik sadar dan tahu persis siapa yang melayani mereka dan siapa yang memberi mereka retorika dan menyia-nyiakan waktu berharga mereka.
Mereka akan menyampaikan keputusan mereka dalam pemilu pada 25 Juli.
news_share_descriptionsubscription_contact
