Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 April 2019•Update: 30 April 2019
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Pakistan membantah laporan media tentang sanksi visa Amerika Serikat terhadap Islamabad dan menyebutnya sebagai informasi yang menyesatkan, kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri, Minggu.
"Kami telah melihat laporan media tentang pemberitahuan Kantor Pendaftaran Federal AS tentang pengenalan peraturan baru soal konsuler. Sindiran yang dibuat dalam laporan media menyesatkan," ujar Mohammad Faisal, juru bicara Kementerian Luar Negeri, dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya pada Minggu, sejumlah media nasional dan internasional melaporkan bahwa AS telah menjatuhkan sanksi kepada Pakistan setelah Islamabad menolak untuk mengambil kembali warganya yang dideportasi dari Washington.
"Ada diskusi yang sedang berlangsung antara Pakistan dan Amerika Serikat tentang masalah-masalah konsuler, termasuk masalah repatriasi. Kedua negara bekerja secara bilateral pada masalah-masalah ini sesuai dengan undang-undang masing-masing dan telah membuat banyak kemajuan," kata Faisal.
"Kami memahami bahwa pemerintah AS akan melanjutkan operasi konsuler reguler di kedutaan mereka di Islamabad dan diskusi yang sedang berlangsung tidak akan memengaruhi prosedur visa untuk pemohon rutin dari Pakistan," tambah dia.