Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 Februari 2020•Update: 27 Februari 2020
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Pakistan mengkonfirmasi dua kasus pertama virus korona (Covid-19) pada Rabu.
"Saya dapat mengkonfirmasi dua kasus pertama virus korona di Pakistan. Kedua pasien sedang dirawat sesuai dengan protokol standar klinis dan keduanya stabil," kata Penasihat Perdana Menteri Bidang Kesehatan Dr. Zafar Mirza.
"Tidak perlu panik, semuanya sudah terkendali," ungkap Mirza, tanpa memberikan rincian tentang jenis kelamin dan lokasi pasien.
Dia mengatakan akan memberikan rincian tentang situasi tersebut pada konferensi pers Kamis.
Pejabat kesehatan sebelumnya mengonfirmasi bahwa seorang pria berusia 22 tahun, yang telah melakukan perjalanan ke Iran, dinyatakan positif terinfeksi virus di Karachi.
Pasien itu, menurut pernyataan departemen kesehatan Provinsi Sindh, melakukan perjalanan dari Iran ke Karachi dengan pesawat pada 20 Februari.
"Bersama keluarganya, dia ditempatkan di karantina dan Departemen Kesehatan sedang dalam proses memeriksa semua penumpang yang bepergian bersamanya," tambah pernyataan itu.
Pakistan telah menutup perbatasannya dengan Iran setelah Teheran melaporkan 12 korban tewas dan 47 kasus.
Pihak berwenang Pakistan mengatakan kota perbatasan Taftan, Balochistan, dikarantina untuk memeriksa paparan virus korona, sementara rumah sakit tenda berkapasitas 100 tempat tidur didirikan di daerah itu bagi para peziarah yang datang dari Iran.
Media lokal Geo News mengutip pejabat Pakistan yang mengatakan bahwa pemerintah memutuskan untuk menyaring semua orang yang bepergian ke Iran dalam 15 hari terakhir.
Virus korona baru, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, telah menimbulkan kecemasan global.
Di China, pusat penyebaran wabah, lebih dari 2.700 kematian dilaporkan dan para pakar kesehatan bergulat untuk menemukan obatnya.
Selain China, virus korona mematikan itu telah menyebar ke lebih dari 30 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Singapura, Prancis, Rusia, Spanyol dan India.
Bulan lalu, WHO mendeklarasikan wabah virus korona sebagai darurat kesehatan global.