Aamir Latif
04 Mei 2018•Update: 04 Mei 2018
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Pengadilan Pakistan pada Kamis membebaskan pemimpin oposisi terbesar Imran Khan dalam sebuah kasus terkait "penyiksaan" seorang polisi senior ketika partainya memadati area di luar parlemen di Islamabad pada 2014, lapor media setempat.
Khan, mantan atlet cricket, diduga terlibat dalam serangan terhadap polisi Ismatullah Junejo, diikuti demonstran anarki yang bergerak ke arah parlemen.
Sejumlah anggota polisi, termasuk Junejo, terluka dalam serangan itu.
Khan, yang partai sayap kanannya Pakistan Tehrik-e-Insaf (PTI) muncul sebagai partai politik terbesar ke dua di negara itu, berulang kali mengatakan dia tidak bersalah dan menganggap dirinya menjadi "korban politik".
Hakim pengadilan Islamabad membebaskan Khan karena "kurangnya bahan bukti", menurut catatan pengadilan.
Partai PTI dan sekutu-sekutu mereka menduduki parlemen selama hampir empat bulan pada 2014 untuk mendesak pemerintah menyelidiki dugaan kecurangan pada pemilu 2013.