Rhany Chairunissa Rufinaldo
07 Januari 2019•Update: 07 Januari 2019
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Pakistan dan Uni Emirat Arab (UEA) pada Minggu memutuskan untuk membentuk Satuan Tugas untuk menangani hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan perdagangan antara kedua negara, kata sebuah pernyataan.
Keputusan itu dibuat di Islamabad selama pertemuan tingkat delegasi yang dipimpin oleh Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
Putra mahkota, yang didampingi oleh delegasi tingkat tinggi, tiba di Islamabad dalam kunjungan resmi satu hari pada Minggu pagi atas undangan Khan.
"Kedua pemimpin menggarisbawahi pentingnya secara efektif mengejar berbagai inisiatif yang diambil untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral strategis termasuk berupaya pada perjanjian kerangka kerja investasi jangka panjang," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Perdana Menteri.
Menurut pernyataan itu, kedua belah pihak juga menyatakan kepuasannya pada kerja sama pertahanan dan keamanan yang sedang berlangsung dan sepakat untuk mengeksplorasi kolaborasi lebih lanjut di bidang pelatihan, latihan bersama dan produksi pertahanan.
Selama pertemuan tersebut, Khan mengucapkan terima kasih kepada putra mahkota atas dukungan neraca pembayaran sebesar USD3 miliar kepada negaranya.
Pada 21 Desember, UEA mengumumkan akan menyetor USD3 miliar ke Bank Negara Pakistan untuk mendukung keuangan negara dan untuk meningkatkan likuiditas dan cadangan moneter mata uang asing.
"Dukungan keuangan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan UEA dan persahabatan yang tetap teguh selama tahun ini," kata Khan kepada Putra Mahkota.
Perdana menteri juga menyambut baik minat UEA dalam berinvestasi di sektor minyak dan gas, logistik dan konstruksi Pakistan.
Khan menjelaskan kepada putra mahkota tentang upaya yang dilakukan Pakistan untuk mendukung dan memfasilitasi proses rekonsiliasi Afghanistan.
Kedua pemimpin sepakat untuk bekerja sama demi perdamaian dan stabilitas abadi di Afghanistan.