Gülşen Topçu
12 April 2018•Update: 12 April 2018
Gülşen Topçu
SANA’A
Pasukan koalisi di bawah pimpinan Arab Saudi dilaporkan telah melancarkan serangan udara ke kelompok Houthi di ibu kota Yaman, Sana'a, Kamis.
Menurut informasi yang diterima dari saksi mata, pesawat tempur pasukan koalisi menembaki Pangkalan Udara al-Dailami dekat Bandara Internasional Sana’a sebanyak tujuh kali.
Selain itu pasukan koalisi juga melakukan dua serangan udara ke Akademi Angkatan Udara di jalan al-Sittin, sebelah barat kota Sana’a.
Tak ada informasi terkait korban dalam serangan itu.
Selain itu, tak ada peryataan resmi dari pasukan koalisi maupun kolompok Houthi terkait serangan tersebut.
Menurut pernyataan resmi dari otoritas Arab Saudi, dalam 16 hari terakhir ini 14 tembakan rudal dari Yaman telah berhasil digagalkan.
Dalam beberapa waktu terakhir, kelompok Houthi Yaman meningkatkan serangan rudal ke Arab Saudi sebanyak 14 rudal ke berbagai kota, termasuk ibu kota Riyadh.
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz telah bertekad untuk menanggapi dengan serius setiap agresi yang membahayakan keselamatan rakyat dan stabilitas negara.
Dewan Menteri Saudi pada Selasa bertemu di Riyadh untuk membahas serangan rudal balistik kelompok milisi Houthi Yaman ke wilayah Saudi baru-baru ini.
Iran diduga mempersenjatai Houthi dengan rudal jarak menengah, yang telah menyebabkan sejumlah kerusakan dan mengancam keselamatan jiwa penduduk.
Yaman telah dilanda konflik sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sana'a, sehingga pemerintah Yaman yang didukung Saudi terpaksa mendirikan ibu kota sementara di Aden.
Setahun kemudian, Arab Saudi dan sekutunya meluncurkan kampanye udara besar-besaran yang bertujuan untuk mengambil alih wilayah dan membantu pemerintah Yaman yang pro-Saudi.