Muhammad Abdullah Azzam
30 Desember 2019•Update: 30 Desember 2019
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK-PBB) mengutuk serangan bom truk bunuh diri di pos pemeriksaan keamanan di Mogadishu, ibu kota Somalia.
Lewat pernyataan tertulisnya, anggota DK-PBB mengutuk serangan teroris di Mogadishu yang telah menewaskan dan melukai banyak orang tak bersalah.
DK PBB menyatakan belasungkawa kepada para keluarga korban tewas serta berharap kesembuhan segera bagi mereka yang terluka.
Terorisme terus mengancam perdamaian dan keamanan internasional, ungkap DK PBB seraya mendesak agar pihak yang memberikan intruksi dan membiayai serangan itu segera ditangkap dan dibawa ke pengadilan.
Sementara itu, DK PBB menyatakan tekadnya untuk mendukung pemerintah Somalia serta rakyatnya.
"Anggota Dewan Keamanan bertekad untuk mendukung perdamaian, stabilitas dan pembangunan di Somalia. Serangan teroris dan pihak lainnya tidak akan dapat merusak tekad ini," tuturnya.
Hampir 80 orang tewas, termasuk dua warga negara Turki, dalam serangan bom truk bunuh diri di pos pemeriksaan keamanan di ibu kota Somalia, Mogadishu.
Duta Besar Turki untuk Somalia Mehmet Yilmaz mengatakan: “Tiga puluh enam orang terluka sedang dirawat di Rumah Sakit Recep Tayyip Erdogan, dan sembilan luka-luka dalam operasi."
"Menurut informasi yang kami miliki, hampir 80 orang tewas dalam serangan itu," ungkap Dubes Yilmaz.
Turki pada Minggu pagi mengirim personel dan peralatan kesehatan ke Mogadishu dalam upaya untuk memberikan bantuan bagi masyarakat di Somalia.