Marıa Elısa Hospıta
19 Januari 2020•Update: 21 Januari 2020
Hacer Baser
TRIPOLI, Libya
Pemerintah Libya yang diakui PBB (GNA) mengklaim bahwa Khalifa Haftar melanggar gencatan senjata yang baru berjalan satu minggu.
"Pasukan Haftar melanggar gencatan senjata dengan menembaki Al-Khallatat, selatan Tripoli," ungkap juru bicara GNA Mohammed Kanunu pada Minggu.
Serangan itu terjadi malam sebelum Konferensi Berlin digelar.
Konferensi Berlin bertujuan menemukan solusi politik, mencapai gencatan senjata permanen, dan mematuhi embargo senjata PBB.
Pada 12 Januari, pihak-pihak yang bertikai di Libya mengumumkan gencatan senjata sebagai tanggapan atas desakan pemimpin Turki dan Rusia.
Namun, negosiasi kesepakatan gencatan senjata mandek awal pekan ini, setelah Khalifa Haftar meninggalkan Moskow tanpa meneken kesepakatan.