Maria Elisa Hospita
14 Maret 2019•Update: 14 Maret 2019
Aness Suheil Barghoti
YERUSALEM
Sejumlah pemukim Yahudi memaksa masuk ke kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki Israel pada Kamis.
"Sekitar 150 pemukim Yahudi - dan sedikitnya 30 polisi - menyerbu masuk kompleks masjid sejak pagi," ungkap Firas al-Dibs, juru bicara Otoritas Wakaf Keagamaan Yerusalem kepada Anadolu Agency.
Setelah memasuki kompleks itu melalui Gerbang al-Mugharbah, mereka berkeliling di kompleks masjid melewati Masjid al-Qibali dan Kubah Batu.
Menurut al-Dibs, beberapa pemukim mencoba melaksanakan ritual Talmud sebelum meninggalkan situs suci itu melalui Gerbang al-Silsila.
Insiden ini terjadi sehari setelah otoritas Israel menutup kompleks masjid untuk sementara waktu bagi jemaah Palestina.
Ketegangan terus meningkat di Yerusalem sejak bulan lalu, ketika polisi Israel menutup kompleks masjid untuk jamaah Palestina.
Sejak itu, pihak berwenang Israel melarang orang-orang Palestina - termasuk pemuka agama - memasuki al-Aqsa, yang merupakan situs paling suci ketiga bagi umat Islam.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967, sebelum akhirnya menganeksasi seluruh kota pada 1980.