Alix Hardy
25 Agustus 2018•Update: 27 Agustus 2018
Alix Hardy
MEKSIKO CITY
Mahkamah Agung Chili memerintahkan penyitaan lebih dari USD1,6 juta aset mantan diktator Augusto Pinochet akibat skandal korupsi.
Keputusan itu menetapkan skandal yang dikenal sebagai kasus Riggs Bank yang menyelidiki asal-usul kekayaan mendiang yang sebagian disembunyikan di rekening bank dengan nama berbeda di American Riggs Bank dan lainnya, serta dugaan penggelapan dana publik.
"Pasangan dan ahli warisnya tidak dapat menganggap diri mereka pemilik, … dari asal-usul ilegal aset," ujar putusan yang menyebutkan aset akan dikembalikan ke negara.
Pada 2017, sidang banding membatalkan penyitaan aset Pinochet. Pengadilan memutuskan hampir USD5 juta yang disita pada 2004 harus dikembalikan ke kerabatnya.
Keputusan pada Jumat sebagian membatalkan keputusan itu, tetapi membiarkan keluarga Pinochet menyimpan sebagian besar asetnya.
Tiga purnawirawan militer, yang dinyatakan tidak bersalah oleh putusan sebelumnya, kini dinyatakan bersalah menyelewengkan dana publik dan dijatuhi hukuman empat tahun penjara.
Pinochet memerintah Chili selama 17 tahun mulai 1973, di mana lebih dari 3.000 orang tewas atau hilang dan puluhan ribu disiksa. Dia meninggal karena serangan jantung di usia 91 pada 2006.